RSS

>Skoliosis, Tulang Belakang Melengkung ke Samping

>

Skoliosis, Tulang Belakang Melengkung ke Samping
*dr. ida sana*

Bertahun-tahun yang lalu, Bapak Ilmu Kedokteran, Hippocrates,
menggunakan istilah skoliosis bagi lengkungan tulang belakang dan
mencoba mengobati penderitanya dengan alat penopang atau penyangga.
Sekarang, orang masih tetap menggunakan istilah skoliosis namun dengan
pengertian yang berbeda, yaitu sebagai lengkungan ke samping dalam
tulang belakang. Umumnya, tanda-tanda skoliosis yang bisa diperhatikan
yaitu tulang bahu yang berbeda, tulang belikat yang menonjol, lengkungan
tulang belakang yang nyata, panggul yang miring, perbedaan ruang antara
lengan dan tubuh.

* ISTILAH* skoliosis kini bermakna sebagai lengkungan ke samping dalam
tulang belakang. Hal ini untuk membedakan bentuk lengkungan tulang
belakang yang memang ke arah depan dan belakang. Cara pengobatannya pun
kini lebih bervariasi. Dalam tingkat yang masih ringan, skoliosis
seringkali tidak menimbulkan masalah, namun bila lengkungan ke samping
itu terlalu parah, akan menyebabkan cacat bentuk tulang belakang yang
cukup berat dan bisa mengganggu fungsi tubuh lainnya seperti jantung dan
paru-paru.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Health

 

>Beberapa Tips Mempercepat Komputer

>

1. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.
Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry Mechanic dari situs http://www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.
Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.
2. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.
3. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar. Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification… dan klik OK.
4. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Tips n Trik

 

>Bisa Jadi Pertanda Tumor Otak

>

MESKIPUN terkesan sepele, sakit kepala tidak boleh dianggap remeh. Kadang kala justru gangguan tersebut menandakan adanya gangguan berat di area kepala. Seperti adanya tumor, kanker, stroke, maupun infeksi pada organ-organ dalam kepala.
Spesialis saraf Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (RS PIK) dr Yuda Turana mengungkapkan gangguan-gangguan berat tersebut menyebabkan perubahan pada organ-organ dalam rongga kepala yang memicu timbulnya sakit kepala.
“Keberadaan massa tumor, misalnya, bisa mendesak organ-organ dalam rongga kepala sehingga timbul gejala sakit kepala. Infeksi pada otak maupun perdarahan pada kasus stroke menyebabkan reaksi inflamasi yang juga menimbulkan gejala sakit kepala,” terang Yuda.
Sakit kepala yang ditimbulkan gangguan-gangguan berat itu digolongkan sebagai sakit kepala sekunder. Sakit kepala jenis itu perlu diwaspadai sebab menjadi penanda adanya gangguan yang berat.
“Penting untuk mengenali sakit kepala sekunder. Sebab dengan mengenalinya, bisa dilakukan penanganan lebih lanjut secara cepat dan tepat,” ujar Yuda.
Salah satu penanda sakit kepala sekunder adalah sifatnya yang kronik dan progresif. Artinya, nyeri pada sakit kepala tersebut berlangsung lama dan dari waktu ke waktu intensitasnya semakin berat. Kerap kali serangan sakit kepala berulang secara periodik, bisa terjadi setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan. Setiap kali pengulangan, rasa sakitnya semakin hebat.
 
1 Comment

Posted by on June 9, 2011 in Health

 

>Banyak Jalan Menuju Langsing

>

KEGEMUKAN diidentikkan dengan problem penampilan. Namun tidak sekadar itu, kegemukan juga terbukti mengundang berbagai penyakit. Terlebih bila kegemukan mencapai taraf obesitas (lihat tabel).
“Pertama, kegemukan membuat sensitivitas sel tubuh terhadap hormon insulin sehingga rentan terkena diabetes,” ujar Pakar Pelangsingan Badan dr Paidon L Toruan kepada Media Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain itu, lanjut Paidon, kegemukan membuat pembuluh darah lebih mudah tersumbat sehingga rentan terhadap penyakit kardiovaskular, termasuk hipertensi, jantung, dan stroke. Yang mungkin merisaukan kaum perempuan, selain tubuh menjadi tidak indah, kegemukan ternyata juga membuat kulit menjadi kusam.
“Lemak di bawah kulit menjadi tempat berkumpulnya toksin sehingga kulit terlihat tua dan tidak cerah,” tutur dokter yang juga pengarang buku berjudul Fat loss, Not Weight Loss: Gemuk Tapi Langsing itu.
Karena itulah banyak pihak berusaha memerangi kegemukan, baik dengan tujuan menjaga kesehatan maupun penampilan. Hal itu antara lain terlihat dari maraknya penawaran produk dan program terapi pelangsingan badan di pasaran. Efektifkah semua itu?
 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Health

 

>LIHATLAH, SIAPA TEMANMU…!

>

“Ketahuilah, bahwasannya tidak dibenarkan seseorang mengambil setiap orang jadi sahabatnya, tetapi dia harus mampu memilih kriteria-kriteria orang yang dijadikannya teman, baik dari segi sifat-sifatnya, perangai-perangainya atau lainnya yang bisa menimbulkan gairah berteman sesuai pula dengan manfaat yang bisa diperoleh dari persahabatan tersebut itu. Ada manusia yang berteman karena tendensi dunia, seperti karena harta, kedudukan atau sekedar senang melihat- lihat dan bisa ngobrol saja, tetapi itu bukan tujuan kita.



“Apabila engkau berada di tengah-tengah suatu kaum maka pililhlah orang-orang yang balk sebagai sahabat, dan janganlah engkau bersahabat dengan orang-orang jahat sehingga engkau akan binasa bersamanya”
Wanita adalah bagian dari kehidupan manusia, sehingga dia tak akan pernah lepas dari pola interaksi dengan sesama. Terlebih dominasi perasaan yang melekat pada dirinya, membuat dia butuh teman tempat mengadu, tempat bertukar pikiran dan bermusyawarah. Berbagai problem hidup yang dialami menjadikan dia berfikir bahwa, meminta pendapat, saran dan nasehat teman adalah suatu hal yang perlu. Maka teman sangat vital bagi kehidupannya, siapa sih yang tidak butuh teman dalam hidup ini..?.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Uncategorized

 

>Terapi Komprehensif Gangguan Tulang Belakang

>

TULANG belakang merupakan organ tubuh yang vital. Salah satu fungsinya adalah untuk menopang berat badan manusia agar dapat berdiri tegak dan berjalan dengan stabil. Dalam keadaan tertentu fungsi tulang belakang dapat terganggu. Gangguan yang paling sering muncul adalah nyeri di bagian leher (neck pain) dan nyeri pinggang bawah (lower back pain).
“Banyak orang mengeluh sakit pinggang, tapi mereka sendiri tidak sepenuhnya mengerti apa sesungguhnya penyebab sakit tersebut. Penatalaksanaan yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan,” ujar dr Luthfi Gatam, spesialis ortopedi Rumah Sakit Internasional Bintaro (RSIB) Spine Center di Jakarta, beberapa waktu lalu.
RSIB Spine Center adalah pelayanan yang dapat mengatasi seluruh problem tulang belakang secara terpadu dan komprehensif. Menurut Luthfi nyeri tulang belakang sering kali melibatkan masalah yang kompleks. Terlebih di dalam susunan tulang belakang terdapat serabut-serabut saraf. Jadi, diperlukan tim terpadu dari multidisiplin ilmu kedokteran untuk menentukan penyebab serta penanganan yang tepat.
“Kami di RSIB Spine Center selalu menerapkan penanganan terpadu itu. Yakni penanganan problem tulang belakang dilakukan tim yang terdiri dari berbagai bidang spesialis, antara lain dokter spesialis ortopedi tulang belakang, spesialis neurologi, neurofisiologi, rehabilitasi medik, dan radiologi,” terangnya.
Selain memiliki tim dokter yang terpadu, lanjut Luthfi, RSIB Spine Center juga didukung peralatan yang lengkap. Jenis-jenis problem tulang belakang yang ditangani, antara lain berbagai nyeri tulang belakang dan kelainan bentuk tulang belakang, seperti skoliosis, trauma tulang belakang, dan gangguan saraf akibat kelainan tulang belakang.


“Gangguan-gangguan tersebut bisa ditangani dengan operasi maupun tanpa operasi. Perlu diketahui, sebagian besar problem tulang belakang tidak memerlukan terapi operatif, tetapi cukup dengan mengikuti program terapi nonoperatif,” imbuh Luthfi.
Untuk terapi nonoperatif tersebut RSIB Spine Center menyediakan program fisioterapi dan latihan Documentation Based Care (DBC). Program latihan DBC adalah program rehabilitasi aktif dan komprehensif yang bertujuan menghilangkan nyeri dan memulihkan fungsi tulang belakang agar kembali normal, serta mencegah berulangnya masalah-masalah tulang belakang.
Luthfi mengungkapkan, program latihan DBC memerlukan waktu selama 6 minggu yang terdiri dari 12 sesi latihan. Luthfi mengungkapkan, lebih dari 80% kasus dengan keluhan nyeri tulang belakang menunjukkan pengurangan rasa nyeri hingga lebih dari 50% setelah menjalani terapi latihan DBC selama 6 minggu. Hal itu menunjukkan suatu keberhasilan yang memungkinkan pasien bisa menjalani aktivitasnya kembali normal.
Untuk terapi operatif pelaksanaannya diputuskan tim RSIB Spine Center melalui analisa yang cermat. Jadi, kekhawatiran pasien selama ini yang sering kali menganggap bahwa operasi tulang belakang adalah tindakan berbahaya dan bisa membuat kondisinya memburuk seharusnya dihilangkan.
“Karena, selain didukung peralatan berteknologi mutakhir, dalam melakukan tindakan operasi tulang belakang, spesialis ortopedi didampingi spesialis neurofisologi yang melakukan pengawasan fungsi saraf demi keamanan pasien agar tercapai hasil operasi yang optimal,” pungkas Luthfi.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
RSIB Spine Center: (021) 7455500/600/700 ext. 2511/2512 atau (021) 99922546. (Nik/S-3)

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Health

 

>Penyakit & Kelainan Tulang Belakang – Bagaimana Mengatasinya?

>

Kesehatan tulang belakang yang baik sangat diperlukan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Gangguan kesehatan tulang belakang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan melakukan aktifitas sehari-hari dengan cara yang salah juga dapat mengganggu kesehatan tulang belakang.
Berbicara kesehatan tulang belakang tidak hanya dilihat dari tulangnya saja, tetapi dilihat dari tulang belakang berikut sendinya; lengkungan / kurva tulang belakang; bantalan sendi (diskus intervertebralis); otot dan jaringan pengikat (ligamen) serta jaringan saraf yang berhubungan dengan tulang belakang.
Gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat berupa gangguan yang berhubungan dengan kurva tulang belakang (kifosis, lordosis lumbal yang berlebihan, skoliosis); gangguan yang berhubungan dengan tulang dan sendi (osteoarthrosis, osteoporosis, patah tulang, spondilolistesis, sindroma faset); gangguan yang berhubungan dengan bantalan sendi dan saraf (hernia nukleus pulposus / HNP, iritasi radiks, spinal stenosis); gangguan yang berhubungan dengan ligamen (sprain ligamen interspinosus, sindroma sakroiliaka) dan gangguan yang berhubungan dengan otot (nyeri “myofascial”).
Kesehatan tulang belakang yang dibahas saat ini adalah kesehatan tulang belakang yang berhubungan dengan biomekanika tubuh.

Gejala dan tanda klinis gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat dari “tanpa gejala / asimptomatik” sampai dengan yang menimbulkan gejala ringan sampai berat.
Gejala dan tanda klinis yang ditimbulkan dapat berupa nyeri tengkuk/leher, nyeri punggung atas, nyeri punggung tengah dan nyeri punggung bawah yang dapat disertai atau tanpa disertai nyeri rujukan ke anggota gerak atau nyeri kepala; kesemutan pada anggota gerak; kelemahan bahkan kelumpuhan anggota gerak; kelainan bentuk tubuh; ataupun gejala lainnya seperti vertigo, gangguan pernafasan, gangguan berkemih dan lain-lain.
Deteksi dini gangguan kesehatan tulang belakang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang belakang.
Deteksi dini dapat dilakukan dengan mengetahui riwayat gangguan tulang belakang pada keluarga; melakukan pemeriksaan fisik yang baik dan benar secara rutin; melakukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan pemeriksaan kepadatan massa tulang (Bone Densitometri) sesuai indikasi.
Tetapi yang sangat perlu diingat adalah pemeriksaan diagnostik tersebut harus selalu didasarkan pada penemuan klinik, dan jangan mengulang pemeriksaan yang telah dilakukan, kecuali memang bermanfaat. Interpretasi hasil pemeriksaan diagnostik juga harus ada relevansinya dengan riwayat klinis dan pemeriksaan fisik. Jadi jangan menyebutkan penyakitnya hanya berdasarkan foto rontgen atau MRI.
Jadi secara dini kenalilah apakah ada kelainan/ gangguan pada tulang belakang dan jika ditemukan kelainan/gangguan, maka segeralah menemukan, mengoreksi atau mengobati faktor penyebabnya.
Berikut beberapa hal pola hidup sehat yang dapat diperhatikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang yaitu sejak awal koreksilah faktor biomekanika tubuh yang salah; lakukanlah aktifitas sehari-hari dengan cara yang baik dan benar dengan memperhatikan biomekanika tubuh baik saat posisi statis dan dinamis seperti saat berbaring, duduk, berdiri, berjalan, mengangkat beban atau melakukan aktifitas fisik lainnya; hindarilah posisi statik dalam waktu lama;  saat melakukan aktifitas hindarilah penggunaan tenaga yang berlebihan atau tak terkontrol; maksimalkanlah puncak kepadatan massa tulang selama massa pertumbuhan; jagalah kepadatan massa tulang; jagalah kekuatan dan kelenturan baik otot, jaringan pengikat (ligamen) dan bantalan sendi tulang belakang dengan melakukan latihan fisik / olahraga secara benar dan teratur; jangan menggunakan sepatu dengan hak tinggi; pakailah sepatu beralas karet; hindarilah penggunaan obat dengan efek mengantuk atau mengganggu keseimbangan; kalau memang diperlukan pergunakanlah kacamata, alat bantu dengar dan tongkat sesuai kebutuhan.
Untuk menjaga kesehatan tulang belakang selain memperhatikan biomekanika tulang belakang, juga harus memperhatikan biomekanika tubuh secara keseluruhan baik termasuk anggota gerak atas dan bawah, karena “disfungsi akan menyebabkan disfungsi”. Jadi, tanpa memperhatikan faktor biomekanika tubuh secara keseluruhan,  penanganan atau tindakan apapun termasuk operasi, maka keberhasilan penanganan tidak akan tercapai, dikemudian hari akan terulang lagi bahkan dapat menimbulkan disfungsi di struktur atau organ lain.
Nyeri adalah sensasi yang tidak menyenangkan dapat berupa perasaan sakit yang tertusuk, perih, rasa sayatan, berdenyut, rasa terbakar dan lain-lain stimulus/rangsangan yang dihubungkan dengan kerusakan jaringan. Nyeri merupakan suatu respon emosional dan pengalaman subyektif dimana setiap orang akan berbeda rasa nyerinya dan mempunyai satu dan hanya satu fungsi yaitu mengingatkan kita akan bahaya.
Nyeri merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang dengan gangguan pada tulang belakang dan sering mengganggu aktifitas sehari-hari.
Penanganan nyeri yang berhubungan dengan gangguan kesehatan tulang belakang dapat dilakukan dengan mengoreksi faktor biomekanik yang salah; obat-obatan; modulator nyeri; “Behavioral Modifier” (seperti: latihan relaksasi, biofeedback, “guided visual imagery”, terapi musik, hipnosis); berbagai prosedur intervensi (“spray and stretch, injeksi titik triger, akupunktur, blok saraf, radiofrekuensi, operasi) dan penanganan faktor psikososial.
Program latihan fisik yang diberikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang harus disesuaikan dengan kondisi yang ada, diberikan dengan cara dan dosis yang benar dengan memperhatikan kinesiologi dan biomekanika tubuh.
Program latihan fisik yang diberikan dapat berupa latihan khusus otot punggung seperti latihan metode Egoscue dan latihan skoliosis; latihan penguatan otot abdomen dan anggota gerak, latihan kelenturan, latihan koordinasi, latihan pola jalan yang benar, latihan pernafasan dalam dan latihan kebugaran.
Pada seseorang dengan osteoporosis, latihan fisik harus mempunyai unsur pembebanan pada tubuh atau anggota gerak dan penekanan pada aksis tulang (latihan Weight Bearing). Umumnya direkomendasikan latihan erobik intensitas rendah seperti berjalan, jogging dan berdansa.
Olahraga berjalan adalah latihan yang sangat bermanfaat karena merupakan kombinasi rangsangan mekanik pada tulang belakang dan tulang anggota gerak bawah serta kontraksi intermiten otot-otot tubuh bagian belakang dan otot anggota gerak bawah . Dianjurkan olahraga jalan dilakukan 3-5 kali seminggu dengan durasi 30 menit persesi. Olahraga jalan dapat ditingkatkan dengan jarak yang lebih jauh dengan waktu tetap, yang sebaiknya dimonitor berdasarkan panduan dokter.
Walaupun berenang tidak terbukti memperbaiki densitas tulang, tapi berguna untuk mengembangkan rongga dada, ekstensi tulang belakang serta kebugaran jantung dan pernafasan.
Latihan pada seorang usia lanjut harus direncanakan dengan seksama dan hati-hati, sangat memperhitungkan manfaat dari latihan tersebut dan memperhatikan kondisi umum baik struktural maupun fungsional. Program latihan yang didemonstrasikan di televisi atau klub kebugaran mungkin kurang cocok, terutama bila disertai gerakan melompat.
Latihan membungkuk ke depan juga harus dihindari untuk pasien yang mempunyai risiko osteoporosis karena menambah kecenderungan tulang belakang patah.
Koreksi problem biomekanika tulang belakang dapat mempergunakan alat penyanggah tulang belakang seperti korset, brace khusus yang diberikan untuk mengoreksi ketidakseimbangan biomekanik yang tidak dapat dikoreksi oleh program peregangan dan penguatan yang spesifik.
Alat bantu jalan seperti cane, walker, sepatu dengan alas khusus digunakan untuk mengurangi beban tekanan pada sendi.
Aktivitas kegiatan sehari-hari yang dilakukan seringkali juga dapat menambah problem yang ada bahkan  menambah kecenderungan  patah tulang akibat jatuh.
Meningkatkan keamanan dalam rumah atau lingkungan pekerjaan merupakan bagian dari program pencegahan, seperti pengaturan susunan peralatan rumah tangga atau lingkungan pekerjaan secara ergonomis, menghindari penggunaan barang yang dapat menggangu kebebasan berlangkah (karpet, meja beroda dll); pemakaian pegangan pada tangga; pencahayaan cukup, menggunakan lampu malam di kamar tidur dan kamar mandi; kamar mandi dilengkapi dengan pegangan dinding dan karpet antislip; segera bersihkan dan keringkan ubin yang  basah dan lain-lain.
Dr. Satrio Tjondro, SpKFR
Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
RS Mitra Kemayoran
 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Health

 

>Pengen buka facebook tapi diblokir..?

>

Diantara kalian semua pasti pernah ngalamin kepengen buka situs tertentu tapi gak bisa dibuka gara2 di blokir ama server atau ISP-nya langsung,… Contoh aja nih ditempat kerja ane, mulai jam 07.30 s.d 17.00 ( jam kerja ) situs facebook gak bisa dibuka. Jadi temen2 ane banyak yang datang kekantor pagi bener dan pulangnya malem… Cuma buat bela2in   biar bisa buka Facebook… hahahaha,.. kasian juga tuh…
Nah… kali ini ane mau sharing pengalaman aja… Buat temen2 yang ngalamin kasus yang kayak gitu, tenang aja bisa diakalin…. tanpa software khusus… tanpa harus jadi hacker…
Langsung aja gan… cekibrot… 
Ketika kita membuka situs FB yang udah diblokir…banyak sekali tanda2nya… 
- Ada yang loading tapi gak kelar-kelar…  ( padahal saat buka situs lain koneksi lancar )
- Ada juga yang langsung page loading error
Itu dikarenakan memang situs tersebut diblokir lewat server. Mungkin emang bertujuan agar tidak mengganggu pekerjaan para karyawan. 
Untuk mengatasinya coba aja lihat di   Address Bar 

Coba perhatikan yang tertulis disitu :

Nah… kita tinggal menyisipkan huruf  “s kedalam “http”. http + s = https 
Hasilnya gini gan : 
https://www.dukunforex.com
Kalau mau buka facebook ya gini alamatnya : https://www.facebook.com
Gitu aja gan… mudah banget kan,.. cuma bahasa ane aja yang mbulet. Maklum lah… masak postingan cuma dua baris…? itung2 biar postingan kelihatan agak penuh….. hehehe… 
NB : Tidak semua situs bisa berjalan dengan https soalnya udah ane coba di www.dukunforex.com
        dan langsung error (gagal loading)

                                  Error di Mozilla Firefox (klo browser laen lom ane coba gan)
Cara ini udah ane coba sendiri gan… tp kalo agan2 semua nyoba dirumah tapi gagal ya mungkin caranya salah ato emang metode pemblokiran situsnya yang beda. hehehe… 
Selamat Mencoba
 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Tips n Trik

 

>5 Economic Reports That Affect The Euro

>

Trading euro-based currency pairs, following events that can have a major impact on the euro, can be a daunting task for foreign exchange traders. With 17 member countries and aggregate GDP of over ¬12 trillion (as of 2010), how do you know which economic reports to follow? There are hundreds of economic reports that come out of the eurozone each year relevant to the Foreign Exchange (FX) market, but if you’re looking for trade-worthy reports, there are only a handful that you should follow. TUTORIAL: Forex Currencies
The European Union has 17 members, but few are large enough to generate economic reports that really affect the currency. Germany, France, Italy and Spain together represent over three-quarters of the eurozone’s ¬12 trillion GDP, and these countries would be a good place to start. In particular, economic reports coming out of Germany and France tend to be given more weight by FX traders than other countries.
It is also important to understand that the reports we list in this article are relatively standard across different countries. The key areas that we’ll look at are: monetary policy, prices, confidence and sentiment reports, GDP, and balance of payments.


1. Prices & Inflation
Report to Focus On: Eurozone Core CPI, German CPI, French CPI
Inflation as a key factor that affects all currencies, including the euro. In general, countries with high levels of inflation relative to other countries will normally see their currency depreciate so that the prices of goods between countries remain relatively equal. In addition, higher-than-expected inflation will result in the central bank raising interest rates to tame inflation.
The key measure of inflation in the eurozone is the Consumer Price Index (CPI). This indicator calculates the price of a basket of goods that an average household is likely to purchase. Traders typically follow the Core CPI, which is the normal CPI calculation excluding energy and food prices. Energy and food prices tend to be volatile and can be greatly influenced by temporary supply and demand imbalances, as well as external random factors such as weather, which can distort the CPI number.
It is important to note that although the CPI report does have an effect on the euro, its effect is diminished because the CPI Flash Estimate, a CPI estimate and the German Preliminary CPI are released about two weeks earlier. So, you may want to keep an eye on various inflation indicators and patterns across multiple regions, especially CPI reports from Germany and France.
2. Confidence and Sentiment
Report to Focus On: ZEW Survey
Another way to gauge economic conditions in the eurozone is to look at confidence and sentiment reports. One of the most widely followed sentiment reports is the German ZEW Survey, prepared monthly by the Center for European Economic Research. The survey asks a sampling of up to 350 financial experts where they see the economy headed over the medium-term horizon. Responses are restricted to positive, no change or negative. This simple response structure allows the ZEW indicator to clearly reflect whether experts and analysts are optimistic or pessimistic about the economy in the medium-term. The survey also queries experts for the eurozone, Japan, Great Britain and the United States.
As with most major indicators, analysts will have made forecasts on what they expect the indicator to be. With respect to the ZEW indicator, if the actual ZEW indicator comes in above forecasted, this would translate into a positive effect for the euro currency. A ZEW number above zero indicates optimism and a number below zero indicates pessimism.
3. Monetary Policy
Report to Focus On: ECB Rate Announcement & Press Conference
Every currency is affected by the monetary policies of its respective central bank. For the euro, that is the European Central Bank (ECB), and decisions regarding interest rates made by the ECB can have significant impacts on the euro. Generally, the ECB press conferences tend to be the most important news to follow, because interest rate changes are usually anticipated well in advance by the market. The structure of the press release is two-part; there is a prepared statement followed by an open press question period. It is the question period that tends to cause the most currency volatility.
The press conference is key, because it can give clues about where the ECB President expects the economy to go. If the language of the ECB President appears “hawkish”, which means he seems concerned about inflation, this could result in future rate hikes, which is good for the euro. Alternatively, if the language appears “dovish,” which means he believes inflation is tame, then future rate hikes will tend to be less likely.
4. GDP/Economic Growth
Report to Focus On: Eurozone GDP
The next factor that has a significant influence on the euro is the overall economic output of the eurozone. The economic growth and health of an economy is typically measured by the gross domestic product (GDP), which is a periodic measure of the value of the total goods and services produced in the eurozone. In general, growth in GDP is a sign that the economy is strong and healthy, which is positive for the currency.
The Eurozone GDP is a quarterly report prepared by Eurostat and released about two months after the end of the quarter. As you can tell, this makes the report rather untimely, and since analysts have several methods to gauge the strength of the economy, the GDP is usually anticipated in advance. Nevertheless, this report is still significant, and its release does tend to move the currency markets, especially if there is a surprise in the actual release relative to expectations.
5. Balance of Payments
Report to Focus On: Eurozone Trade Balance, German Current Account, French Current Account
Lastly, we’ll take a look at the balance of payments, specifically the trade balance and current account. The current account is one of the three accounts that make up the balance of payments for a country (the other two being the financial account and capital account). This report measures how a country interacts with other countries with respect to the trade balance, income payments and other payments.
The current account report is a monthly report, usually during the second week of each month. When interpreting this report, a current account surplus means there is more capital flowing into the country than there is exiting the country, which is positive for the currency. This occurs when exports exceed imports. A current account deficit means the opposite; more financial capital is leaving the country than there is coming in, which is negative for the currency. Because Germany and France are two of the largest countries in the EU, many traders will focus in on the current account report for these two nations.
The Bottom Line
There are hundreds of economic indicators that can affect the euro. Instead of simply listing reports, an in-depth look at those which are most important provides a more valuable analysis – the areas above affect the euro and the corresponding relevant reports. (Practice your trading skills in our free FX Trader!)

Joseph Nguyen is an Research Analyst and contributing author at Investopedia. He graduated from the University of Alberta with a Bachelor of Commerce degree and specializes in financial analysis and research. Prior to joining Investopedia, he worked at a securities brokerage firm.

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Bussines

 

>5 Reports That Affect The U.S. Dollar

>

Currency traders are always seeking information that will provide insight into whether the value of the dollar is set to rise or fall. Just as there are a variety of indicators that stock traders use to track the health of the companies in which they invest, there are a variety of economic reports that provide insight into the future direction of the value of the dollar. (For more indicators, read The Fundamentals Of Forex Fundamentals.)
TUTORIAL: Economic Indicators
The ReportsFundamental analysis involves the use of data to discern information about an investment. Because economies are dynamic, the value of the insight provided by a particular data point at any given time can vary in importance. For example, when the U.S. economy is expanding, inflation fears may result in an increase focus on data points that indicate the presence of inflation. When the economy is contracting, reports that show a decrease in consumer activity may weigh more heavily on the direction of the dollar. For this reason, a broad range of economic reports are useful when conducting research on the dollar. Some notable macroeconomic indicators are highlighted below. Keep in mind that the actual statistics are often less important than their direction (rising or falling) and their success or failure in meeting pre-release expectations. Upside surprises can bring good news, while downside surprises can cause the currency to tumble. (To learn more about what drives the U.S. dollar, check out 3 Factors That Drive The U.S. Dollar.)


Trade BalanceThe trade balance report, which is jointly produced by the Bureau of Economic Analysis (BEA) and the U.S. Census Bureau, provides insight into import and export activity. The indicator within the Trade Balance Report that is most well known is the nominal trade deficit, which represents the current dollar value of U.S. exports minus the current dollar value of U.S. imports. When imports exceed exports, the nation is said to have a trade deficit. When the reverse is true, the nation is said to have a trade surplus.
A trade deficit is bad news for the dollar, as it means foreign goods are in demand. Those goods are ultimately purchased with foreign currency which creates a higher demand for foreign currency. A trade surplus, on the other hand, means that foreign consumers are buying more American goods. This results in demand for the dollar. The trade balance report is released approximately six-weeks after the end of the month it references (on or about the 15th of the month) at 8:30 A.M. Eastern Standard Time and covers the two prior months. (For more information on imports and exports, see What Is The Balance Of Payments?)
Nonfarm PayrollThe Nonfarm Payroll Employment Report, producedby the U.S. Department of Labor Bureau of Labor Statistics tracks the number of jobs added or lost each month. If the economy is adding jobs at a healthy pace, interest rates may move higher. Higher interest rates are attractive to foreign investors, increasing interest in and demand for the U.S. dollar. The opposite is also true, with job losses having the potential to push interest rates lower and weaken demand for the dollar. The Nonfarm Payroll Report is released on the following Friday after the conclusion of the reference month at 8:30 A.M. Eastern Standard Time. (To learn more about the Nonfarm Report, see Trading The Non-Farm Payroll Report)
Gross Domestic ProductGross domestic product (GDP) tracks the monetary value of all the finished goods and services produced within a country’s borders in a specific time period. It is used as a measure of the nation’s health. Similar to the nonfarm payroll number, if GDP is rising, interest rates tend to rise. Higher interest rates attract foreign investors and the dollar tends to rise. If GDP is falling, the dollar tends to fall. The Bureau of Economic Analysis releases GDP data at 8:30 AM Eastern Standard Time on the last day of each quarter. (For more information, read The Importance Of Inflation And GDP.)

Retail SalesRetail sales is an aggregated measure of the sales of retail goods over a stated time period. Strong sales suggest a strong economy, while weak sales suggest a weak economy. Here again, strength in sales equates to strength in the dollar.
The Retail Sales Report is compiled and released by the Census Bureau and the Department of Commerce on a monthly basis. The report covers the previous month, and is released about on or about the 13th of the month at 8:30 AM Eastern Standard Time.
Industrial ProductionIndustrial production figures are based on the monthly raw volume of goods produced by industrial firms such as factories, mines and electric utilities in the United States. Also included in the industrial production figures are the businesses of newspaper, periodical and book publishing, traditionally labeled as manufacturing. The industrial production data usually reflect similar changes in overall economic activity, so strong industrial production figures are a bullish sign for the dollar and weak data is a bearish sign. The Federal Reserve Board releases industrial production figures on or around the 16th of each month at 9:15 AM Eastern Standard Time. The data covers the previous month. (To learn more about the retail sales report, industrial production data and other indicators, see Using Coincident And Lagging Indicators.)
Beyond the IndicatorsA whole host of additional indicators, including but not limited to reports on inflation, home sales and foreign purchases of U.S. Treasury securities also affect the direction of the dollar, but there are other factors at work too.
Government plays a significant role in the strength of the dollar, as foreign investors are watching for signs of stability and prosperity. Steady, consistent policies, a stable geopolitical outlook and tax cuts for consumers are all positive developments for the dollar. On the other hand, terrorist attacks, wars, increased government spending and unpopular presidents are all bad news for the country and bad news for the dollar.
Overseas developments also come in the play, as factors such as a strengthening euro or a decrease in foreign reserves (dollars held by foreign countries) are bad for the dollar while instability in foreign nations is good for the dollar. With such a large number of diverse factors playing a role in the value of the dollar, investors have plenty of data to consider when investing in currency. (For more on the dollar, see The U.S. Dollar’s Unofficial Status as World Currency.)

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2011 in Bussines

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.